TI Politala Matdis 1C
A. Pengertian Fungsi
Fungsi atau pemetaan dari himpunan A ke himpunan B
adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu
anggota B.
Ada dua syarat yang harus dipenuh supaya relasi
tersebut dapat dikatakan sebagai fungsi yakni:
Pertama, setiap anggota A mempunyai pasangan di B. Jika ada salah satu anggota A tidak memiliki pasangan di B, maka relasi tersebut bukan fungsi.
Kedua, setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B. Jika anggota A memilik lebih dari satu pasangan maka relasi itu bukan fungsi. Syarat kedua ini tidak berlaku untuk sebaliknya, maksudnya jika syarat pertama dipenuhi anggota B boleh memiliki pasangan lebih dari satu di anggota A.
Pertama, setiap anggota A mempunyai pasangan di B. Jika ada salah satu anggota A tidak memiliki pasangan di B, maka relasi tersebut bukan fungsi.
Kedua, setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B. Jika anggota A memilik lebih dari satu pasangan maka relasi itu bukan fungsi. Syarat kedua ini tidak berlaku untuk sebaliknya, maksudnya jika syarat pertama dipenuhi anggota B boleh memiliki pasangan lebih dari satu di anggota A.
B. Notasi, Daerah Asal, Daerah Kawan,
dan Daerah Hasil Suatu Fungsi
Fungsi f dari
himpunan A ke himpunan B ditulis :
f: A→B
(dibaca: fungsi f memetakan A ke B)
Apabila
f memetakan suatu x anggota A (x € A) ke suatu y anggota B (y € B) maka y disebut peta dari x oleh f atau y=f(x), sedangkan x disebut prapeta dari f(x). Jika f memetakan setiap x € A ke f(x) € B maka f: A→B ditentukan oleh f:x →f(x)
dengan f(x) menyatakan rumus fungsi
dari f. Untuk suatu a € A maka f(a) merupakan nilai fungsi f
untuk x = a.
Selanjutnya, pada fungsi f : A→B berlaku pula hal-hal sebagai
berikut:
a.
Himpunan A disebut daerah asal (domain) dari f, ditulis D
b.
Himpunan B disebut daerah kawan (kodomain) dari f
c.
Himpunan dari semua peta f di B
disebut daerah hasil (range) dari
fungsi tersebut, ditulis Rf. Tampak
bahwa Rf adalah himpunan bagian dari
kodomain.
C. Jenis-Jenis Fungsi
1. Fungsi
Injektif (satu-satu)
Apabila setiap
anggota di A dipetakan pada dua
anggota yang berbeda di B maka f : A → B disebut fungsi injektif atau satu-satu. Dengan kata lain, suatu
fungsi f : A→B disebut fungsi
injektif apabila untuk a1 ≠ a2,
berakibat f(a1) ≠ f(a2)
atau ekuivalen dengan jika f(a1)
= f(a2), berakibat a1
= a2.
Contoh:
a.
Fungsi f : A → B yang didefinisikan oleh f (x) = 2x
b.
Fungsi f : R → R (R € himpunan
bilangan real) yang didefinisikan oleh f(x)
= x2 bukan fungsi satu-satu sebab f (-2) =(-2)2 =(2)2= f (2).
2. Fungsi
Subjektif
Misalkan f adalah suatu fungsi yang memetakan A ke B maka daerah hasil f(A) dari f adalah himpunan bagian dari B
atau f(A) C B.
Jika f(A) = B yang berarti setiap
anggota di B pasti merupakan peta
dari sekurang-kurangnya satu anggota di A
maka dikatakan f adalah fungsi
surjektif atau “f memetakan A onto B”. Fungsi surjektif f : A→B
ditunjukkan pada gambar berikut,
Contoh:
a.
Misal A = {1,2,3} dan B = {1}.
Fungsi f : A→B yang didefinisikan
oleh f(x) = 1 adalah fungsi
surjektif, sebab daerah hasil dari f
sama dengan kodomain dari f.
b.
Fungsi f : R→R yang didefinisikan oleh f(x)
= x2 bukan fungsi surjektif, sebab himpunan bilangan negatif
tidak dimuat oleh hasil fungsi tersebut.
3. Fungsi
Bijektif
Jika suatu
fungsi f : A→B merupakan fungsi
injektif sekaligus fungsi subjektif, maka f
adalah fungsi yang bijektif atau “A
dan B berada dalam korespondensi
satu-satu” seperti pada gambar berikut,
Kesimpulan
Fungsi dalam
istilah matematika merupakan pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan
sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain).
Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai
sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi
adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif.
Istilah "fungsi", "pemetaan", "peta",
"transformasi", dan "operator" biasanya
dipakai secara sinonim.
Anggota
himpunan yang dipetakan dapat berupa apa saja (kata, orang, atau objek lain),
namun biasanya yang dibahas adalah besaran matematika seperti bilangan riil.
Contohnya adalah sebuah fungsi dengan domain dan kodomain himpunan bilangan
riil adalah yang menghubungkan suatu bilangan riil dengan bilangan rill yang dua kali lebih besar.
Komentar
Posting Komentar